Selasa, 12 Februari 2019 (hari kedua)

Pagi-pagi kami berdua sudah bangun. Anci sholat subuh dan aku pun siap-siap, karena jam 06.00 WIB kami harus berangkat ke Pusdiklat, tempat digelarnya Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019.

Tanpa membuang waktu, tepat pukul 06.00 WIB kami berdua sudah berada didalm "grab".ร‚ย  Untungnya jalanan tidak begitu macet sehingga pukul 07.15 WIB kami sudah berada di Pusdiklat. Dengan bergegas kami pun masuk ke dalam Aula Garuda tempat acara dilangsungkan karena sebentar lagi sesi penyampaian materi segera dimulai.

Pukul 07.30 semua peserta diminta untuk masuk ruangan karena ada 4 pemateri yg sudah siap di depan untuk menyampaikan materi secara pleno. Adapun pemateri yang sudah siap yaitu dari 1. Menteriร‚ย  PPN/Kepala Bappenas (Strategi Pengembangan SDM Berkualitas), 2. Menteri Dalam Negeriร‚ย  (Hubungan Pusat dan Daerah Mengenaiร‚ย  Pendidikanร‚ย  dan Kebudayaan),ร‚ย  3. Menteri Desa dan 3T (Dukungan Dana Desa untuk Pendidikan dan Kebudayaan ). 4. Wakil Menteriร‚ย  Keuangan (Anggaran Pendidikan dan Kebudayaan). Keempat sesi ini dimoderatori oleh Sesjen Kemendikbud.

Kami mengikuti materi dengan seksama dari materi satu sampai materi yg ke empat.ร‚ย  Sampai pada sesi tanya jawab, saya sudah berkali kali berdiri tapi tidak dapat kesempatan karena terlalu byk yg berdiri. Kecewa rasanya tidak sempat bertanya, padahal aku ingin menanyakan apakah bisa IGI bermitra dengan Kementerian Desa dan 3T terutama dlm peningkatanร‚ย  SDM di bidang Pendidikan. Terlihat wajah Anchi jugaร‚ย  kecewa karena aku tak punya kesempatan di sesi ini. Setengan ngomel diaร‚ย  bilang "Ka Rose sih.. tidak mau kuajak duduk di depan". Aku senyum-senyum saja karena aku paham kekecewaannya. Aku bilang "tenang de,ร‚ย  nantiร‚ย  selesai acara kita kejar menterinya" kataku sekenanya agar Anci terhibur. Walaupun dalam hatiku ragu apa mungkin bisa bicara dengan Pak Menteri Desa dan 3T. Pak Menteri ini saat paparan tadi membuatร‚ย  pesertaร‚ย  terpukau dengan perubahan wajah suatu desa sebelumร‚ย  dan sesudah ada dana desa.

Tidak terasa waktu sudah pukul 09.45 dan materi selesai. Kami tidak diperkenankan keluar dari ruangan, karena sebentar lagi akan dilakukanร‚ย  pembukaanร‚ย  Rembuknas 2019. Kegiatan ini akan dibuka oleh Presidenร‚ย  Joko Widodo. Karena itu tidak hanya yang punya tanda peserta yang dibolehkan berada dalam ruangan. Peserta yang tidak memakai tanda pun dipersilahkan duduk di luar di bawah tenda.

Tepat pukul 10.00 wib,ร‚ย  Presidenร‚ย  Joko Wi,ร‚ย  hadir dalam ruangan acara. Maka acarapun segera dimulai.ร‚ย  Aku dan Anchi terpana saja melihat begitu sibuknya paspamres dan panitiaร‚ย  mengatur semuanya. Aku pikir wajar saja karena yang datang adalah RI 1, jadi standar acara maupun pengamananร‚ย  harus benar benar maksimal. Kami berdua duduk di deret no 3. Anchi sekali lagi ajak aku ke depan "ka kita duduk di depan saja katanya itu ada kursi kosong". Aku menolak, jawabku "De.. kita di sini saja siapa tau itu dipersiapkan untuk orang lain". Kulihat wajah Anci cemberut karena aku menolak. Sambil dia ngomel "Ih... ka Rose selalu menolak nanti kita IGI tidak terlihat lho ka". He.. he.. aku tersenyum saja mendengar kata-kata Anci. Aku tahu adeku ini maksudnya baik , dia ingin IGI juga mendapatkan tempat di depan. Lalu aku jawab "Tenang Ci...ร‚ย  nanti ka Rose buat orang di ruangan ini tahu siapa itu IGI", jawabku spontan,ร‚ย  sekalian menghiburร‚ย  agar Anci tak sebelร‚ย  lagi dgn aku he.. he..

Singkat cerita, acara peresmianร‚ย  pembukaan pun di mulai. Diawali dengan tarian daerah,ร‚ย  laporan dari Mendikbud,ร‚ย  dan acara puncak Sambutanร‚ย  Presiden RI Joko Widodo. Beliau menyampaikan tentang banyak hal yang sudah pemerintah lakukan. Intinya pak Presiden menekankan tentang pemerataanร‚ย  pembangunan sebagai wujud sila ke 5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dengan pembangunan yang merata maka persatuan Indonesia bisa terjaga (kira kita begitu yg bisa aku tangkap).

Acara pembukaan Rembuknas selesai pukul 11.30 wib dengan ditutup dengan doa. Selanjutnya rombonganร‚ย  Presidenร‚ย  didampingiร‚ย  Mendikbudร‚ย  langsungร‚ย  menuju arena pameranร‚ย  untuk membuka sekaligus meninjau stand pameran .

Peserta kemudian diberi waktu sekitar 10 menit untuk break. Tanpa menyia-nyiakan waktu yang ada, Aku dan Anci segera keluar ruangan. Tujuan utama kami berdua adalah mengejar Menteri Desa dan 3T.ร‚ย  Benar sekali dugaan kami, beliau masih berada di dekat pintu keluar. Kami pun bersalaman dan mohon ijin berpoto dengan beliau. Sambil berpoto saya sampaikan bahwa IGI ingin sekali bekerja sama dengan Kementerian Desa dan 3T dan kami ingin bersilahturahmi ke Pa Menteri. Beliau mengiyakan dan mempersilahkan IGI untuk bersilaturahmi ke Kantor beliau. Aku dan Anchi pun senang sekali ketemu beliau.

Pesertaร‚ย  tetap berada di dalam ruangan, karena sesisi berikutnya akan dimulai. Materi selanjutnya yaitu tentang Pengawasan dan Antikorupsi Anggaran Pendidikanร‚ย  yang disampaikan oleh wakil ketua KPK Saut Sitomorang.

Kali ini aku tidak menolak ajakan Anci untuk duduk di depan. Karena aku sangat tertarikร‚ย  dengan materi ini.ร‚ย  Apalagi mengingatร‚ย  IGI merupakanร‚ย  mitra KPK. Dalam hal men-syiarkanร‚ย  tentang pendidikร‚ย  yang berintegritasร‚ย  melalui kanal pelatihan " Sagupegtas" yaitu satu guru penggerakร‚ย  Integritas.

Wakil Ketua KPK, pak Saut Situmorangร‚ย  langsung menyampaikanร‚ย  materi tanpa pake moderator. Aku suka sekali style beliau, seperti seorangร‚ย  guru yang mengajar, sangat bersaja danร‚ย  komunikatif sekali.

Ternyataร‚ย  beliau aslinya sangatร‚ย  beda dengan yang biasa aku lihat di media. Di televisi terlibat sangar, tapi ternyataร‚ย  pa Saut orangnya ramah. Beliau menyampaikan materi dengan lugas. Intinya beliau inginร‚ย  "kejujuran" itu diajarkan sejak dini kepada anak-anak kita. Beliau katakan,ร‚ย  KPK sebenarnya sangat gencar malakukan pencegahanร‚ย  melalui sosialisasiร‚ย  tentang antikorupsi, tapi sayangnya yang banyak terekspos media lebih banyak berupa penindakan.

Pukul 12.10, Beliau selesai menyampaikan materi, kemudian dilanjutkan dgn sesi tanya jawab. Tidak membuang waktu, saat diberikan kesempatan bertanya aku langsungร‚ย  berdiri, kulihat ada beberapaร‚ย  orang juga berdiri bersamaan denganku. Setelah beberapa orang bertanya, sampailah giliran aku untuk bertanya/menyampaikanร‚ย  pendapat.

Beberapaร‚ย  poin aku sampaikan di kesempatanร‚ย  yang berharga ini di mana Semua Kadisdikร‚ย  kab/ kota dan Propinsi berhadir di sini.

Yang pertama: Aku sampaikan tentang IGI. Bahwa IGI merupakan salah satu orprof guru yang secara fakta maupun hukum sudah di akui. IGI sudah hadir di semua propinsi di Seluruh Indonesia. Hampir semua kab./kota IGI sudah berdiri. Sejak 2009, IGI sudah eksis melakukan berbagai kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkanร‚ย  kompetensi guru.

Sejak 2016 kepemimpinan Muhammad Ramli Rahim,ร‚ย  IGI bergerakร‚ย  pesat,ร‚ย  hampir tiap hari di seluruhร‚ย  Nusantaraร‚ย  ada kegiatan pelatihan, seminar, workshop dan lainnya yang dilakukan oleh IGI. Karena memang fokus utama IGI adalah Peningkatanร‚ย  Kompetensi Guru.

Yang Kedua: IGI memgucapkan terima kasih kepada KPK yg sudah mengapresiasi gerakan IGI. Setiap ada kegiatan yang berkaitan dengan dunia pendidikan, KPK selalu melibatkan IGI. Bahkan beberapaร‚ย  waktu yang lalu KPK meminta Ketum IGI sebagai narasumber untuk kegiatanร‚ย  yang ada kaitannya dengan upaya penguatan integritas di kalangan pendidik.

Aku juga menyampaikan bahwa IGI sangat konsen dgn masalah antikorupsi,ร‚ย  bahkan IGI punya kanal khusus untuk itu yaitu "ร‚ย  Sagupegtas " Satu Guru Pengerak Integritas"

Ketiga : Aku menyampaikan masukan untuk KPK untuk lebih memperbanyak lagi kegiatan-kegiatan yang melibatkan orprof dan IGI selalu siap untuk itu.

Keempat: Di akhir penyampaianku, aku meminta kiranya semua Kadisdik di seluruh Indonesia tak perlu kuatir bekerjasama dengan IGI. Karena IGI fokus ke peningkatan kompetensi guru.

Kupergunakan waktu yang singkat untuk menyampaikan tentang IGI. Karena kami yakin tidak semua yang hadir di ruangan itu tahu persis tentang IGI dan gerakan untuk pendidikan di Indonesia.

Sekitar 3 menit aku bicara, lumayanlah he he... Begitu aku duduk Anchi langsung bilang "Ya kan ka Rose,ร‚ย  coba dari tadi kita duduk di depan pasti kaka dapat kesempatan dari tadi pagi", Aku senyum-senyum saja karena apa yang dikatakan Anci itu benar adanya.

Tak terasa waktu sudah pukul 12.30, saatnya untuk isirahatร‚ย  makan siang.ร‚ย  Kami berdua pun bergegas ambil posisi supaya dapat berpoto bersama Wakil Ketua KPK pak Saut Situmorang. Walaupun kejepit kita tetap kejepret juga.

Selesai foto-foto dengan wakil ketua KPK, kami berdua bergegas menuju ruang makan. Belum sampai ke ruang makan, ternyata banyak kadisdik dari kab kota yang mendatangi kami. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang IGI, agar mereka tidak ragu untuk bermitra dgn IGI. Saat makan siang pun kami gunakan waktu untuk mensyiarkan IGI ke pada semua orang yg kami jumpai. Rata rata mereka adalah para kadisdik kab/ kota maupun dari propinsinsi dari seluruh Indonesia. Catatan kecil ini masih berlanjut masih byk.keseruan keseruan lagi pada part 3 nanti ... by Rose Ketua Harian 1 PP IGI